tranlate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Jumat, 02 Desember 2011

Paket Bore-Up Kawasaki Ninja 250

Daniel -Casey Memiliki Besutan Kawasaki Ninja 250, memang mempunyai kebanggaan tersendiri. Selain mempunyai penampilannya keren, motor yang mengadopsi dua selinder ini juga menjadi ciri kemapanan penunggangnya. 
Walaupun sudah mempunyai kapasitas mesin 250 cc,  tapi tidak ada salahnya menambah performa agar menjadi raja jalanan. Banyak cara untuk  mendongkrak  Kawasaki Ninja 250, salah satunya dengan cara di bore-up. Ngomong-ngomong soal bore-up, bengkel spesialis Kawasaki Ninja yang bernama Motoworld menyediakan paket bor-up untuk Ninja 250.
"Untuk memuaskan konsumen kita menyediakan paket bore-up untuk Ninja 250. Paket pertama yaitu senilai Rp. 4 juta (paket hemat), kedua peket Rp 25 juta," jelas Branden pemilik motoworld.
Paket pertama senilai Rp 4 juta terdiri dari, porting polish, pergantian CDI BRT i-max, satu paket jetting pro, dan filter udara merek KNN.
Paket kedua yang dipatok Rp 25 juta meliputi, porting polish bagian mesin, Piston memakai JE piston, gigi rasio racing aftermarket, kips acerbis, CDI BRT, koil eliminator, filter udara KNN, dan knalpot CLD.  
"Kalau paket yang kedua Ninja 250 cc-nya naik menjadi 280 cc," tutup Branden.

Motoworld
Jl. Raya Tajur No. 189, Bogor.
Tlp : 0251-8392548

Modif mesin Honda CS1

Mungkinkah Bore-UP Honda CS1? jawabannya mungkin banget!
Honda CS1 memang masih menggunakan teknologi Single Over Head Camsaft (SOHC), dengan dua buah klep, selain itu liner di blok silinder dikelilingi water jacket karena memang menggunakan sistem pendingin cair. meski begitu bukan berarti ni motor tidak bisa diutak-atik.
mesin cs1
CS1 ini berbasis mesin honda sonic 125. sebagian besar spesifikasinya sama persis. fakta mesin sonic bisa disulap dari yang semula cuma pakai 1 kem dan 2 klep, jadi 2 kem plus 4 klep sudah berbicara. bahkan kapasitas silindernya bisa didongkrak hingga 200 cc lebih!
caranya dengan mengganti blok plus kepala silinder honda CBR 150, teknologi mesin CS1 sudah bisa berubah jadi DOHC 4 klep dan kapasitasnya jadi 150 cc kayak CBR 150 jelas Suar mekanik Bintang Rancing Team di Cibinong, Jabar. karena memang posisi baut blok silinder mesin CS1 sama dengan CBR. langkah toraknya (stroke) pun sama2 47,2 mm.
“secara teori si memang bisa tapi kami belum pernah mencoba” jelas Endro Sutarno, divisi training service PT AHM.

Engine new motorsport 150 Honda adalah versi bore up dari CS-1??….

Kencang?? tidak ada yang mengingkari. Kendati banyak hujan kritikan akibat desainnya yang menabrak pakem tren pasar, CS1 tetap disukai khususnya kemampuan engine yang diatas rata-rata. Maklum mzbro…siapa yang tidak kenal mesin Honda Sonic…silegendaris ayago kubikasi 125cc yang terkenal ngacir. Nah…entah mengapa, dugaan mayoritas blogger tentang next motorsport 150 Honda bakal nyomot dari basic konsep engine sikuda besi. Mosok??…
Sebenarnya sih Cukup pantas mzbro. Sekarang coba sampeyan intip mesin CS-1. Dengan diplacement engine 125cc, CS-1 mampu memuntahkan tenaga hingga 12,8ps….sebuah pencapaian fantastis jika menilik mungilnya volume ruang bakar. Mumpuninya mesin disinyalir akibat kombinasi gear transmisi yang mencapai 5 speed, pendingin radiator, konstruksi daleman yang memang dirancang khusus untuk high rpm serta berbagai komponen penunjang yang tidak bisa disebutkan satu persatu….
So…jika mengintip bocoran tipe mesin yang disandang adalah SOHC…kans terkuat menjadi calon jantung next motorsport Honda teralis sangat masuk akal seandainya nyomot basic konstruksi engine dari gen Sonic. Tinggal bore up menjadi 150cc, gear ratio dibikin rapat supaya accelerasi yahud plus penambahan 6 speed sebagai penyeimbang nafas yang pendek, pengabut PGM-FI (fuel injeksi), radiator, ECU mapping serta oprekan pada sektor daleman engine dikombinasikan low friction part, bukan hal yang susah bagi Honda untuk membuatnya tembus hingga 16hp….
Itu kalau Honda ingin tekan ongkos R & D. Kecuali pabrikan sayap mengepak malah sudah mengalokasi dana meriset engine SOHC baru sebagai bentuk investasi masa depan. Malah makin maut mzbro!!!. Last…ini hanya analisa prbadi. Toh….bocoran detil masih seputar clue ringan….yakni power diatas Megy, dan response engine lebih baik dari CBR150. Artinya….14-15hp plus torque 14 nm sudah cukup. Gimana brother jika prediksi benar. Setuju nggak kira-kira mesin CS-1 yang dipilih. Monggo share opininya……

Suzuki Nex 2012 Hadir Bulan Depan

SuzukiNex 7 Suzuki Nex 2012 Hadir Bulan DepanJAKARTA (DP) — Suzuki Nex yang digadang bakal menjadi skutik baru andalan Suzuki Indomobil Sales (SIS) akan hadir Desember 2011.
Jadwal pelucuran Nex mundur, seharusnya November, karena beberapa kendala. Kabarnya banjir besar yang melanda Thailand mengggangu pasokan komponen untuk produksi Nex.
Bocoran dari SIS, Suzuki Nex akan tetap dirilis tahun ini. “Dari rencana November kemungkinan mundur pada Desember,” bisik sumber tersebut. “Nex dibekali dengan mesin baru serta frame anyar yang ringan,” tambah sumber tersebut.
Suzuki Nex menggendong mesin 1-silinder berkapasitas 110 cc yang mampu menghasilkan tenaga 9,3 hp pada 9.000 rpm dan torsi 8,7 Nm pada 6.500 rpm. Lontaran tenaganya lebih besar dibanding Yamaha Mio (8,3 hp) dan Honda Beat (8,2 hp).
Tidak hanya itu, dari segi bobot, Nex lebih ringan dari kedua pesaing utamanya. Nex memiliki berat 87 kg sedangkan Mio dan Beat, 89 dan 92 kg.
Yang paling menarik adalah konsumsi bahan bakar Nex mampu mengungguli Beat dan Mio. Nex diklaim 52 km/liter, sedangkan Beat 45 km/liter dan Mio 40 km/liter. Suzuki Nex juga memilik volume bagasi yang cukup luas, yakni 4,5 liter. [dp/Wyu]

Rabu, 30 November 2011

Paket Bore-Up 150 cc Buat Honda Beat Dan Vario, Banderol Rp 2-6 Juta Siap Balap!

Salah satu yang ramai di balap skutik adalah kelas 150 cc. Mengingat ubahan pada mesin tak terlalu ekstrem, otomatis ongkos untuk membangun besutan juga tak terlalu mahal. Semua merek pun bisa berpartisipasi di kelas ini.
Tak terkecuali skutik buatan PT Astra Honda Motor (AHM), BeAT dan Vario. Nah agar bisa bersaing apa saja sih yang diubah? Ternyata tak hanya ganti piston.
“Utamanya ganti piston pakai yang lebih gede, namun biar maksimal ada ubahan pada part lainnya,” sahut Taufan Zurfiah Taufik atau Taufan, pemilik bengkel TZT Speed Shop (TZT SS) di Jl. Fatmawati Raya, No.40A, Jaksel.

Oh ya, paket ini juga tak menutup kemungkinan diaplikasi pada besutan harian lo, namun tentu saja speknya sedikit diturunkan.

Piston

Diganti dengan yang berdiameter besar sebagai salah satu cara menaikkan kapasitas mesin. “Buat bore-up 150 cc, cukup pake seher 58,5 mm,” urai Oscar ‘Padang’ mekanik DMS Motowork di Jl. Asem Dua No.38, Pangeran Antasari, Jaksel.


Kepala Silinder 

Diporting & polish jadi menu wajib kalau mau bore-up. Itu buat melancarkan aliran masuk bensin dan keluarnya gas buang. Klep bisa pakai asli atau aftermarket. Tapi per-nya kudu pakai produk aftermarket demi mencegah floating. 

Noken As

Inilah pengatur kinerja klep. “Standarnya dilakukan ubahan pada durasinya, atau bisa juga pakai produk aftermarket,” ulas Julius Johny dari Johny Holle Motor (JHM) di Jl. Karya 2, Daan Mogot, Jakbar.

CDI & Koil


Agar nafas mesin lebih panjang, CDI pakai tipe racing. Demikian juga koilnya agar percikan api lebih besar, sehingga pembakaran lebih sempurna. Tapi, “Kalo untuk harian, standarnya sudah cukup,” saran Taufan yang rajin bikin skutik bore-up buat balap resmi.

Karburator & Knalpot

Penggantian kedua part ini disesuaikan kebutuhan, untuk harian tentu sesuai selera dan dana, jadi bisa pakai karbu gambot dan knalpot aftermarket. Nah, jika untuk balap mesti disesuaikan regulasi. Tetap pakai standar atau boleh diganti.

Mio Ngibrit Pake Piston Smash

 Untuk harian, bore up nggak perlu besar. Asal tenaga naik, motor lumayan ngibrit dengan modal irit. Bagi, pengguna Yamaha Mio, silakan tiru Utomo, mekanik Tom’s Racing di Pondok Benda, Pamulang. “Manfaatkan piston Suzuki Smash, naik bore jadi 53,5 mm. Biaya nggak banyak, tapi tenaga maksimal,” terang mekanik dengan rambut dicat merah ini.

Aslinya kan bore x stroke Mio = 50 x 57,9 mm. Jadi, secara langsung, mengubah bore jadi 53,5 mm, kapasitas jadi naik lebih dari 120 cc. Tapi, tentu nggak langsung pasang. Pertama, musti gedein blok dengan bubut liner dulu agar piston 53,5 mm bisa masuk. Tidak perlu ganti boring, cukup dikorter.

Lalu, bubut lubang pin 1 mm. Karena, pin setang piston punya Mio kan 15 mm. Sementara, bawaan piston Smash punyalubang hanya 14 mm. “Jangan lupa minta juga ke tukang bubut untuk bikin got buat klip atau spi setang piston,” terang pria berbadan mungil ini.

Juga jangan lupa untuk minta agar tinggi piston disesuaikan. Aslinya, di piston Smash jarak dari ring ketiga ke pantat piston 31 mm. “Nah, papas bagian bawah sampai nyaris rata. Jarak ke ring paling bawah jadinya hanya 22,5 mm,” kata mekanik yang masih sering oprek mesin balap 2-tak ini. Kelar itu, pasang deh. Enggak perlu utak-atik kepala piston atau dome, juga ubah kepala silinder. “Karena diameter dalam squish piston Smash sekitar 44,7 mm. Nah, di head asli Mio sampai 50 mm. Jadi mendem, deh. Enggak bakal nabrak,” papar mekanik berkulit rada gelap ini. Sekarang ngomongin biaya? Piston Smash satu set berikut ring cuma di kisaran harga Rp 98 ribuan. Biaya bubut paling nggak sampai Rp 100 ribu. “Yang sudah jadi juga ada. ”Dibanderol Rp 300 ribu,” kata Utomo yang siap dikontek di nomor (021) 923-32-976. Halo, capa nih?

Tinggi piston dan lubang pin juga disesuaikan

BORE UP Honda Legenda 100 CC

Mendongkrak tenaga mesin Honda 100cc itu susah-susah gampang. penyebabnya, jarak keempat baut silinder terlalu dekat dengan liner atauboring. karena terlalu dekat, susah untuk dibore up gede-gedean, itu karena pilihan diameter piston pengganti jadi terbatas.
kalo enggak tahu cara mengakalinya, memang begitu. tanpa geser baut mesin, paling besar hanya bisa pakai piston 54-55 mm. itu pun, boring sudah tipis dan mesin jadi cepat panas.
untuk mengakali masalah ini, honda legenda dengan 100cc bisa adopsi piston hondaSonic dengan diameter piston 58 – 60mm.
yang mesti dilakukan pertama kali adalah bongkar seluruh mesin, artinya bagiancrankcase juga ikut dibuka.
setelah itu, bubut bagian mulut crankcase yang menghadap pantat blok silinder sebanyak 3mm. bagian crankcase tetap kudu dibubut agar boring baru bisa masuk.
crankcase_legenda.jpg
kemudian lanjut ke silinder blok sendiri, sebelum memasang atau menentukan liner piston baru, kudu bilang ke tukang bubut, jelaskan papas bagian blok yang punya jarak renggang dengan baut blok sebanyak 2 mm.
jika langkah pertama sudah, lanjut membubut bagian blok yang berjarak lebih rapat. minta ke tukang bubut untuk menyamakan diameter agar berbentuk bulat sepenuhnya.
blog_legenda.jpg
tapi tukang bubut pasti sudah tahu harus bagaimana selanjutnnya, karena mereka juga biasanya sudah berpengalaman.
nah… setelah itu baru pasang liner baru dengan diameter 60,5 mm, lalu tinggal pasang piston. mau ukuran 58 atau 60 mm, tinggal tentukan sesuai kebutuhan.
setelah semua proses diatas dilakukan, sudah tentu kompresi melonjak dan tenaga lebih yahut…, karena kompresi tinggi, maka alangkah baiknya jika menggunakan bahan bakar dengan angka oktan tinggi, untuk menghindari ngelitik karena knocking.
demikian, silahkan coba.